Sesi 1
INJIL BAGI ORANG KRISTEN
Banyak orang Kristen menganggap bahwa Injil hanya untuk orang-orang yang belum diselamatkan di dalam Kristus. Injil hanyalah jaket keselamatan untuk menyelamatkan diri dari hukuman Allah. Setelah memiliki keselamatan, jaket itu segera dilupakan dan ditinggalkan.
Ini adalah sebuah kesalahan fatal. Injil bukan hanya jaket keselamatan, tetapi kulit yang selalu melekat di badan. Sama seperti kulit, Injil memberi identitas dan tidak terpisahkan dari diri seseorang. Orang lain dengan mudah akan melihatnya. Ada pelbagai sebab mengapa banyak orang Kristen gagal meletakkan Injil di pusat kehidupan dan pelayanan mereka.
Pertama, mereka tidak mengetahui Injil yang benar. Persoalan ini berkaitan dengan isi Injil. Sebagian orang memang menjadi Kristen melalui pemberitaan yang menyimpang. Kabar baik yang diberitakan adalah teologi kemakmuran yang bersifat keduniawian. Yang lain tertarik dengan kekristenan karena hal-hal yang kurang substansial. Parahnya, mereka tetap berhenti di sana, walaupun tiap minggu ke gereja.
Kedua, mereka belum memahami implikasi Injil. Injil yang menghidupkan seharusnya menjadi Injil yang dihidupi. Sayangnya, situasi ini seringkali tidak terjadi. Sebagian orang Kristen mungkin sudah meyakini esensi Injil yang benar – yaitu kematian dan kebangkitan Yesus Kristus – tetapi mereka kurang memahami implikasi Injil yang luas dalam kehidupan mereka. Tidak ada nilai-nilai Injil yang terpancar dalam perasaan, pikiran, dan tindakan mereka. Kesalehan mereka juga seringkali bukan lahir dari perjumpaan pribadi dengan Kristus, melainkan hanya secara tradisi atau kebiasaan. Mereka terlihat sebagai orang yang baik, tetapi tanpa sentuhan kabar baik (Injil).
Ketiga, mereka tidak memahami relevansi Injil. Sebagian orang memandang Injil sebagai berita yang kuno dan kering. Injil dianggap tidak bisa menjawab pergumulan hidup yang konkrit maupun isu-isu kontemporer yang ada. Akibatnya, mereka mencari solusi terhadap pergumulan mereka maupun menilai isu-isu kontemporer yang ada kurang sesuai – bahkan tertentangan dengan - Injil Kristus.
AYAT HAFALAN
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci. - 1 Korintus 15:3-4
PERENUNGAN PRIBADI DAN BERBAGI CERITA
1. Pada waktu Anda menjadi Kristen dulu, ajaran Alkitab mana yang paling menarik bagi Anda?
2. Apakah selama ini Anda menjadikan Injil sebagai jaket keselamatan atau sebagai kulit? Jika sekadar sebagai jaket keselamatan, mengapa bisa terjadi demikian? Jika sebagai kulit, sejauh mana Injil telah merembesi perasaan, pikiran, dan perbuatan Anda? Berikan contoh-contohnya.
3. Pergumulan apa dalam hidup Anda yang masih belum diubahkan oleh kuasa Injil (misalnya, kurang percaya diri atau kurang peka terhadap perasaan orang lain)?